Categories
Uncategorized

Meningkatkan Hasil Akademik

Meningkatkan Hasil Akademik

Mengambil tindakan untuk meningkatkan kinerja dan hasil akademik dimulai dengan meningkatkan perilaku siswa di kelas. Meskipun tampak menantang, guru memainkan peran besar dalam menciptakan lingkungan yang mendorong pembelajaran, meningkatkan perilaku siswa, dan menciptakan kinerja akademis yang lebih baik di setiap jenjang pendidikan. Guru dapat mencapai prestasi luar biasa ketika strategi yang tepat diterapkan untuk meningkatkan perilaku di kelas.

Hubungan antara perilaku dan prestasi akademik
Program Dukungan dan Intervensi Perilaku Positif, sebuah organisasi pengajaran dan pelatihan untuk pendidik profesional, mengutip banyak penelitian di situs webnya yang menyarankan siswa dengan perilaku kelas yang buruk seringkali berjuang dengan keterampilan akademis.

Hasil akademik perilaku mengacu pada perubahan yang dapat dilakukan oleh tindakan siswa pada kemampuan untuk mempertahankan kinerja yang baik di kelas. Karena perilaku hasil akademik berhubungan dengan situasi negatif dan tindakan buruk siswa, lingkungan kelas menjadi kurang positif dan guru dapat berjuang untuk memberikan pendidikan terbaik kepada seluruh kelas. Perubahan positif pada perilaku siswa dapat meningkatkan hasil akademik di semua tingkatan kelas.

Menawarkan imbalan
Dalam hal strategi motivasi yang dapat membantu siswa mempertahankan perilaku yang lebih baik, menawarkan penghargaan adalah alat yang berguna. Menurut SuccessfulSchools.org, guru dapat mempengaruhi motivasi siswa dan memperbaiki situasi.

Dengan menerapkan sistem penghargaan manajemen kelas, guru lebih mengontrol masalah perilaku siswa. Meskipun sistem penghargaan manajemen kelas mungkin tidak berfungsi untuk setiap situasi, ini adalah alat yang efektif untuk membantu memotivasi siswa agar bekerja pada pencapaian dan tindakan yang lebih baik selama kelas.

Fokus pada pencapaian
Menetapkan standar pendidikan dan pencapaian yang tinggi di kelas adalah strategi sederhana yang membantu siswa tetap terlibat dalam materi kelas. Laporan tahun 2010 oleh The Center for Comprehensive School Reform and Improvement (CCSRI) melihat strategi untuk meningkatkan perilaku siswa. Laporan berjudul Menggunakan Keterlibatan Siswa Positif untuk Meningkatkan Prestasi Siswa, menunjukkan bahwa menciptakan budaya kelas berprestasi melibatkan siswa dalam proses memperoleh pengetahuan dan pemahaman.

Berfokus pada pencapaian siswa di dalam kelas akan membutuhkan strategi yang komprehensif dalam menetapkan standar pendidikan yang tinggi, menantang siswa untuk memenuhi persyaratan, mendorong siswa untuk bertanya, dan membuat penyesuaian untuk memenuhi kebutuhan setiap siswa untuk meningkatkan prestasi siswa. Masalah perilaku di dalam kelas pada awalnya mungkin tampak mengganggu, tetapi penghargaan manajemen kelas yang dikombinasikan dengan harapan yang tinggi dapat membuat siswa tertarik pada materi tersebut.

Mengharapkan siswa untuk berhasil, mengajukan pertanyaan dan terlibat dalam kurikulum secara alami dapat memotivasi setiap siswa. Tantangan perilaku membutuhkan dukungan, dorongan dan keyakinan bahwa siswa dapat mencapai standar yang tinggi untuk mengatasi tantangan dan gangguan.

Berikan tugas langsung
Menurut CCSRI, menggabungkan beberapa gaya belajar ke dalam tugas akan memudahkan siswa untuk tetap terlibat. Setiap siswa memiliki gaya belajar yang berbeda dan pengajaran tradisional mungkin tidak melibatkan setiap siswa. Memberikan pilihan dan tugas pembelajaran langsung akan memberikan siswa sesuatu yang berbeda dan mendorong gerakan yang dapat membantu mengurangi masalah perilaku yang berkaitan dengan kebosanan, gangguan perhatian atau situasi serupa.

Membedakan tugas adalah cara sederhana untuk menarik perhatian siswa dan membuatnya tetap fokus pada kelas. Perilaku hasil akademik dapat berubah ketika siswa menjadi termotivasi untuk berpartisipasi dan belajar.

Tawarkan dukungan dan keyakinan pada siswa
Percaya pada siswa dan menawarkan dukungan sepanjang tahun ajaran dapat membantu meningkatkan tingkat pencapaian mereka. Ketika siswa berperilaku buruk dan bertindak sebagai gangguan di dalam kelas, hal itu dapat dikaitkan dengan kurangnya dukungan dan kepercayaan pada kemampuan mereka.

Menurut CCSRI, penelitian telah menunjukkan bahwa siswa lebih mungkin berhasil secara akademis jika mereka merasa gurunya mendukung, peduli pada keberhasilan siswa, dan dengan jujur ​​menilai kelemahan dan kekuatan mereka. Ketika siswa mendapatkan tanggapan yang jujur ​​dan membantu memperbaiki kelemahan mereka, maka lebih mudah untuk mempertahankan motivasi.

Meningkatkan perilaku siswa di dalam kelas adalah bagian dari tugas seorang guru. Dengan mengambil tindakan untuk mendukung siswa, menawarkan strategi pengajaran yang berbeda dan berfokus pada standar pendidikan yang ketat, para guru menjaga kelas tetap termotivasi dan mendorong kinerja akademik yang lebih baik.

Categories
Uncategorized

Indonesia, perkiraan ekonomi negara minus

pertumbuhan ekonomi baru kembali positif pada kuartal IV. Pada kuartal tersebut ekonomi ia ramal tumbuh 1,62 persen.

Sedangkan secara tahunan, Bank Mandiri memprediksi ekonomi tumbuh 0,02 persen. Tahun depan, ekonomi bisa kembali tumbuh ke posisi 4,43 persen.

“Kuartal II sangat logis untuk bisa diprediksi ekspektasi memang negatif cukup dalam, mungkin di kuartal III kami bisa ekspektasi ada recovery, artinya mungkin negatifnya bisa mengecil seperti proyeksi kami dari minus 3 persen (3,4 persen) turun ke minus 0,95 persen,” ujarnya dalam Economic Outlook Bank Mandiri, Rabu (17/6).

Menurutnya, pemulihan pertumbuhan ekonomi akan ditopang oleh pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di sejumlah daerah. Pelanggaran tersebut akan mendorong aktivitas masyarakat sehingga diharapkan bisa menggerakkan ekonomi. Namun, ia menekankan pelonggaran tersebut harus sejalan dengan pemberlakuan protokol kesehatan yang ketat, sehingga potensi penularan akibat pelonggaran bisa diantisipasi.

“Karena biar bagaimanapun kalau penularan kasus positif tambah lagi, saya pikir skenarionya bisa jadi beda. Kalau nambah kasus lagi orang khawatir jadi ada PSBB kedua dan ekonomi turun lagi,” imbuhnya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani meyakini Indonesia bisa bebas dari resesi ekonomi. Syaratnya, pada kuartal III 2020 pertumbuhan ekonomi harus mendekati nol persen. Pasalnya, bendahara negara memprediksi pertumbuhan ekonomi di kuartal II 2020 mencapai minus 3,1 persen.

“Meskipun pada kuartal I positif, namun kuartal kedua kami perkirakan akan terjadi kontraksi karena PSBB. Kami perkirakan negatif, minus 3,1 persen,” ujarnya dalam press conference APBN Kita, Selasa (16/6).

Ia menuturkan kondisi terburuk ekonomi terjadi pada April dan Mei. Setelah itu, ia memperkirakan pemulihan ekonomi akan terjadi pada kuartal III dan IV, atau mulai Juli. Pemulihan ekonomi ini akan ditopang oleh stimulus yang digelontorkan pemerintah dan pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di sejumlah wilayah sehingga aktivitas ekonomi mulai kembali bergerak.

“Kalau terjadi kombinasi instrumen pemerintah mulai jalan dan relaksasi dilakukan, diharapkan pada kuartal III bisa pulih dari kontraksi kuartal II. Paling tidak mendekati nol (pertumbuhan ekonomi). Sehingga technically, kita bisa menghindari resesi,” ujar Ani, panggilan akrabnya.

Categories
Uncategorized

Hello world!

Welcome to BLOG MAHASISSWA UNIVERSITAS MEDAN AREA. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!